Fakta & Mitos Perkembangan Bayi

temani-2

Saat memiliki bayi, pasti akan dihadapkan dengan berbagai cerita mengenai pertumbuhan dan perkembangan bayi. Beberapa di antara cerita tersebut terkadang terselip mitos yang sudah ada sejak lama dan tak jarang mitos tersebut membuat bingung akan fakta yang sesungguhnya.

Agar tidak bingung dan memiliki persepsi yang salah, berikut ini ada beberapa mitos dan fakta dibalik perkembangan bayi yang telah dirangkum dari situs parents.com.

Mitos: Mainan mahal dan canggih dapat membuat bayi menjadi lebih pintar.
Fakta: Sampai saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa bayi yang menggunakan mainan mahal dan canggih lebih pintar daripada bayi yang menggunakan mainan lebih sederhana. Saat bayi mulai mengenal lingkungannya, stimulasi dari lingkungan lebih penting daripada mainan yang diberikan untuk bayi.

Hal yang lebih penting adalah bagaimana si kecil bermain dengan mainannya, bukan mainan apa yang digunakannya saat bermain.

Mitos: Tidak perlu khawatir jika anak Anda mengalami terlambat bicara, nanti ia pasti bisa bicara dengan sendirinya seiring bertambahnya usia.
Fakta: Anda perlu segera mengambil tindakan jika Anda melihat tanda-tanda terlambat bicara pada si kecil. Sebagai orang tua, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui apa saja dan bagaimana tanda-tanda terlambat bicara pada anak.

Jangan kira bayi yang diam saja adalah yang manis karena tidak pernah rewel. Bisa jadi buah hati Anda yang selalu diam mengalami terlambat bicara.

Mitos: Anak terakhir dalam keluarga besar akan selalu terlambat berbicara.
Fakta: Urutan kelahiran bayi memang bisa memengaruhi bahasa dan kemampuan berbicaranya, namun tidak selalu menjadi faktor penentu utama. Memang harus waspada mengenai gangguan berbicara pada bayi dengan mengetahui tanda-tandanya, tapi Anda juga perlu berpikir rasional dalam memandang masalah terlambat bicara pada anak.

Urutan kelahiran bayi hanya memberikan sedikit pengaruh terhadap kemampuan berbicara seorang anak dan setiap keluarga pun pasti berbeda dengan keluarga lainnya. Meski hal tersebut hanya mitos saja, tetap harus waspada terhadap tanda-tanda gangguan berbicara pada buah hati Anda.

Oleh: Lies Nureni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *