Umumnya gejala pada radang amandel untuk setiap orang akan berbeda namun beberapa gejala yang mungkin timbul seperti rasa nyeri di tenggorokan, demam tinggi disertai menggigil, amandel membesar dan menjadi lebih merah, terdapat jaringan berwarna kuning/putih yang menempel pada amandel dan kalau pita suara, pembesaran kelenjar getah bening dileher, nafas berbau busuk, disertai radang telinga tengah, terutama pada anak kecil.

Biasanya pengobatan secara umum adalah istirahat dan pemberian obat panas, pemberian antibiotik yang sesuai dengan penyebabnya bakteri dan sesuai berat badan, pemberian vitamin dan obat kumur jika anak sudah bisa berkumur. Seseorang peneliti mengatakan bahwa pemberian obat kumur kurang efektif. Pengaruh suhu obat kumur lebih penting daripada komposisi bahan yang terkandung dalam obat kumur yaitu mengurangi akibat radang.

Apabila peradangan sering terjadi 3 atau 4 kali setahun, biasanya dianjurkan untuk diangkat, hal ini dilakukan untuk mencegah komplikasi yang tidak diinginkan antara lain gangguan pada telinga misalnya gangguan pendengaran, pilek berkepanjangan, dan komplikasi lainnya seperti gangguan pada katup jantung, ginjal dan rematik (radang sendi). Tindakan operasi dilakukan jika pembesaran tonsil mencapai T3-T4, untuk mengurangi keluhan, misalnya sumbatan yang bisa menyebabkan suara menjadi sengau, sering terbangun saat tidur, sesak napas, atau pada penyakit difteri karena kuman difteri berpotensi menyebabkan radang jantung atau bisul bernanah di amandel.

Tindakan pecegahan lebih baik daripada mengobati, agar radang amandel tidak bersifat menahun/kronis, tipsnya adalah mengembangkan cara hidup sehat, menjaga gizi seimbang, dan istirahat yang cukup.

Gejala

Gejala Amandel pada anak umum tonsillitis meliputi;
1. merah / bengkak amandel
2. putih atau kuning pada amandel
3. sakit tenggorokan
4. sulit menelan makanan
5. batuk
6. sakit kepala
7. sakit mata
8. tubuh sakit
9. demam
10. panas dingin
11. hidung mampat
Tonsilitis akut disebabkan oleh bakteri dan virus dan akan disertai dengan gejala sakit telinga saat menelan, bau mulut, dan air liur bersama dengan radang tenggorokan dan demam. Dalam hal ini, permukaan tonsil mungkin merah cerah atau memiliki lapisan putih keabu-abuan, sedangkan kelenjar getah bening di leher akan membengkak.

Penyebab
Umumnya yang menyebabkan sebagian besar tonsilitis adalah pilek virus. Yang paling umum menyebabkan kedua adalah bakteri. Para bakteri penyebab umum adalah Group A-hemolitik streptokokus β ( GABHS ), yang menyebabkan radang tenggorokan. Kurang bakteri penyebab umum termasuk: Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumoniae, Mycoplasma pneumoniae, Chlamydia pneumoniae, pertusis, Fusobacterium , difteri, sifilis, dan gonore. Dalam keadaan normal, seperti virus dan bakteri masuk ke dalam tubuh melalui hidung dan mulut, mereka disaring di amandel.

Itulah info tentang Gejala Amandel Pada Anak, semoga bisa membantu dan sehat selalu 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *