Mitos Kesehatan Yang Masih Di Percayai Di Indonesia

 

Banyak sekali mitos – mitos yang ada di Indonesia ini, mitos – mitos timbul sejak dari dahulu kala. Biasanya mitos ini dari nenek dan kakek moyang kita atau bisa di sebut dengan orang dulu, karena nenek dan kakek moyang kita ini selama hidupnya selalu memberikan mitos – mitos yang ada dan yang mereka percayai kepada keturunannya, seperti kepada anak dan juga cucu – cucu mereka. Sehingga anak dan cucu dari nenek kakek moyang ini juga memberitahu atau menurunkan mitos – mitos kepada keturunan mereka juga, dan begitu terus adanya sampai sekarang ini.

Di jaman yang sudah canggih seperti ini, masih banyak saja yang masih mempercayai beberapa mitos – mitos. Memang  terkadang memang benar adanya, ada mitos yang terkadang benar bisa terjadi. Tapi kita tidak tahu apa itu benar karena mitos yang beredar atau hanya sekedar kebetulan saja.

Di bawah ini ada beberapa mitos yang masih di percayai di Indonesia :

Mitos+Kesehatan

Fakta : Fakta dari memakai pakaian tebal ataupun selimut tebal itu adalah akan menaikan suhu tubuh anda. Suhu yang itnggi (39 derajat atau lebih) yang terjadi pada anak – anak bisa menyebabkan kejang – kejang. Maka janganlah anda memakaikan pakaian yang tebal atau selimut tebal kepada anak anda yang sedang memiliki suhu tubuh tinggi atau demam. Di sarankan untuk memakaikan pakaian yang tipis meskipun tubuh terasa dingin.

 

Fakta : Fakta dari tidak boleh mandi saat badan sedang demam itu adalah salah, dengan mandi ketika sedang demam ternyata dapat membuat suhu badan anda yang sedang tinggi menjadi turun. Tetapi, kalau terjadinya demam yang di sertai dengan rasa menggigil, mandi dengan menggunakan air hangat akan menjadi lebih baik atau di kompres dengan air hangat.

 

Fakta : ini adalah tidak benar,karena faktanya adalah kalau kondisi tubuh anda dalam keadaan yang sedang sehat dan anda memerlukan mandi untuk kebersihan badan, ada ada masalah sedikit pun untuk mandi di waktu malam hari. Tetapi pada penderita rematik, di anjurkan untuk mandi dengan menggunakan air yang hangat.

 

Fakta : tidak mandi saat sedang terserang cacar atau campak pada kulit ini malah bertentangan dengan prinsip medis, dimana pada penderita penyakit cacar air atau campak dengan kelainan pada kulit yang menyeluruh, justru harus menjaga kebersihan kulitnya dengan cara lebih sering mandi agar perluasan penyakit pada kulit dapat di cegah, di samping pencegahan dengan menggunakan obat.

 

Fakta : ternyata dengan tubuh bagian belakang kita yang di kerok itu bukan pertanda bahwa anginnya menjadi keluar, melainkan pecahnya pembuluh kapiler tepi yang berada pada kulit. Tidak mengherankan, jika beberapa waktu setelah kerokan, gejala – gejala masuk angina akan kembali terjadi. Kerokan akan menimbulkan rasa sakit, tetapi karena sudah ada rasa sakit atau pegal otot, maka dengan rangsangan sakit yang baru akan menimbulkan rasa seolah – olah rasa sakit pertama yang anda rasakan berkurang atau bahkan terlupakan.

 

Fakta : apa bila penderita angin duduk, janganlah untuk di pijat atau di kerok. Kejadian orang yang meninggal ketika di pijat, menunjukan betapa penanganan yang salah dapat erakibat fatal. Hal yang harus di lakukan adalah dengan pemberian oksigen dan juga obat serta tindakan diagnostik khusus. Ini mungkin merupakan gejala awal serangan jantung berat akibat sumbatan darah keseluruh tubuh.

 

Itulah beberapa mitos yang masih di percayai di Indonesia sampai sekarang ini. Semoshutterstock_121961872-causas-infertildiade-mitos-e-verdadesga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *