Penyakit kulit saat musim hujan pada anak

1

Di saat musim hujan seperti ini kerap kali anak bermain air hujan dan genangan air, padahal air bisa menjadi perantara bakteri dan kuman. Yang paling sering bersentuhan adalah kulit.

Oleh karena itu, di musim seperti ini kesehatan kulit harus lebih diperhatikan.

Kebanyakan anak kecil paling suka main air apa lagi saat hujan turun .

Penyakit Kulit Saat Musim Hujan -Infeksi Jamur.

Untuk penyakit yang tidak disebabkan oleh kuman, biasanya terjadi pada anak yang alergi pada udara dingin. Kulit menjadi merah, bengkak, terasa menebal.

Menjaga Kulit Anak dari penyakit .

Oleh karena itu, agar anak mudah terkena penyakit kulit di musim hujan, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk merawat kulit anak dari penyakit kulit di msuim hujan:

  1. Ganti Pakaian Yang Lembab

Agar kuman di pakaian yang kotor tidak membuat kulit tubuh anak terinfeksi, maka harus rajin mengganti pakaian anak. Kita tak tahu apakah ia habis bermain hujan saat di sekolah atau saat bermain bersama temannya.

  1. Pemakaian Sabun yang Tepat.

Untuk buah hati, pilih sabun yang tepat. Kalau memang masih bayi, maka gunakan sabun bayi, kalau sudah balita maka pakailah sabun untuk balita.

Sabun tak hanya berfungsi untuk membersihkan, namun juga dapat membantu mengatur pH Balance sesuai pH kulit. Untuk anak, pilih saja sabun yang bahan kimiawinya lebih sedikit.

  1. Hati-Hati saat Berteduh.

Air hujan yang turun dari pohon bisa jadi sudah bercampur dengan getah atau ulat yang dapat menyebabkan infeksi kulit. Selain itu, bekali juga payung atau mantel hujan untuk si kecil agar ia tak harus terpaksa kehujanan saat sekolah atau bermain diluar.

  1. Biasakan Cuci Kaki dan Tangan.

Selepas dari luar, biasakan anak untuk mencuci kaki dan tangannya. Selain untuk membersihkan dari bakteri, juga agar tak ada rasa khawatir jika ada bakteri atau kuman yang terbawa masuk ke dalam rumah.

  1. Air Hangat

Untuk menghindarkan kulit anak dari alergi dingin, tak ada salahnya ketika mandi, air yang digunakan adalah air hangat. Karena, paparan udara dingin yang berlebihan juga tak baik untuk anak.

Semoga bermanfaat 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *