Penyakit Radang tenggorokan yaitu dinding tenggorokan menebal atau bengkak , berwarna lebih merah, ada bintik putih dan terasa sakit jika menelan makanan. Virus dan bakteri biasanya yang menyebabakan terjadinya gejala penyakit radang tenggorokan. Maka 80% yang disebabkan oleh virus dan sekitar 10-20% yang disebabkan oleh bakteri. Infeksi virus adalah penyebab selesma (pilek) dan influenza yang akan mengakibatkan penyakit radang tenggorokan.

Beberapa penyebab penyakit radang tenggorokan :

 Gejala umum penyakit radang tenggorokan :

Gejala streptokokus :

Penyakit Radang tenggorokan diakibatkan oleh bakteri jenis streptokokus yang disebut radang stretokokus. Seseorang terkena infeksi streptokokus karena tertular pada orang lain, yang sudah menderita selama 2-7 hari sebelumnya, yang ditularkan melalui sekresi hidung atau tenggorokan.

Radang streptokokus sangat memerlukan bantuan pada dokter karena penyebabnya adalah kuman pada streptokokus dan tidak mendapat antibiotik  yang memadai dan penyakit akan lebih parah dan kuman dapat menyerang katup jantung sehingga akan terjadi penyakit Deman Rhemati.

Penyakit Radang Tenggorakan Tidak Akan Selalu Butuh Antibiotik

 Pengobatan dengan cara memakai antibiotik tidak akan selalu efektif untuk mengobati infeksi virus. Pemberian antibiotik dapat menimbulkan resistensi atau kekebalan kuman terhadap antibiotik, bila kita gunakan  maka tidak ampuh lagi dalam membunuh kuman dan penyakit yang diderita tidak akan sembuh.

Panduan terbaru yang dikelurkan the Infectious Disease Society Of America pada 11 septembel yang lalu, bahwa antibiotik hanya boleh diberikan untuk gejala penyakit radang tenggorokan bila sudah dipastikan oleh hasil suatu tes atau pemeriksaan .

Di Amerika setiap tahunnya sekitar 15 juta jiwa dilaporkan berobat ke dokter karena penyakit radang tenggorokan dan hampir 70%  mendapat antibiotik, karena yang positif terkena bakteri strep hanya 20-30% pada anak-anak dan 5-15% pada orang dewasa.

Anak-anak dan dewasa tidak perlu dites strep jika gejalanya disertai batuk, hidung berair, suara serak, nyeri mulut, karena itu semua merupakan gejala kuat adanya infeksi virus di dalam tenggorokan. Penyakit radang tenggorokan yang disebabkan pada strep memiliki gejala rasa nyeri yang sangat mendadak, sakit saat menelan dan tidak ada gejala demam seperti sakit flu. Hal ini karena penyakit radang tenggorokan akibat strep jarang ditemukan pada anak usia 3 tahun atau lebih muda.

Jangan Remehkan Penyakit Radang Tenggorokan:

1.  Infeksi Tenggorokan Tidak Harus Terapi Anibiotika.

Adanya demam tinggi, ingus atau lendir yang berwarna hijau atau kuning yang merupakan gejal dari perjalanan nfeksi virus. Dokter seringkali memberikan terapi antibiotik, kondisi tersebut bukan merupakan indikasi pemberian antibiotika. Kecuali demam tinggi saat hari ke 3-5 bisa dipertimbangkan untuk pemberian antibiotika. Sangat penting kita untuk mengetahui penyebab penyakit radang tenggorokan agar mencegah pemberian antibiotik yang tidak tepat, dan terjadi pada kasus tenggorokan karena akan menimbulkan kuman yang resisten terhadap antibiotik.

Mengetahui penyebab penyakit radang tenggorokan harus dilakukan pemeriksaan cermat pada tenggorokan dan kelenjar getah bening di dalam leher dengan test usap tenggorokan untuk mengetahui adanya bakteri atau tidak. Pemerikasaan lab perlu dilakukan jika ada dugaan diagnosis penyakit radang tenggorokan yang disebabkan bakteri streptokokus yang bisa ditemukan di klinis dan epidemiologis, dan pasien belom mengkonsumsi antibiotik.

Dan perlu dilakukan pemeriksaan sensitivitas terhadap antibiotik kepada pasien, jangan sampai pasien meminum obat antibiotik sebelum pasien mengetahui seberapa imun tubuhnya dan harus memeriksa penyakit radang tenggorokan ke dokter untuk mengetahui berat-ringannya penyakit. Jika penyakit radang tenggorokan disebabkan  oleh alergi, sebaiknya selalu menjaga tubuh tetap prima dan asal minum-minuman dan makan-makanan di jaga agar tidak  membuat tenggorokan sakit.

2Komplikasi Jangan Diremehkan.

Nyeri tenggorookan sering kali diabaikan, karena sekitar 10-20% dibiarkan berlarut-larut, radang ini bisa menyebabakan penyakit lain. Semua orang pernah mengalami nyeri tenggorokan, tetapi tidak segera diperiksakan ke dokter sebelum nyeri tenggorokannya menjadi parah. Penderita baru pergi ke dokter jika radang parah atau nyeri dan tidak sanggup lagi untuk menelan makanan. Penyakit radang tenggorokan sebenarnya bukan nama penyakit, tetapi hanya gejala dari berbagai  penyakit yang muncul, Penyakit radang tenggorokan bisa disebut dengan sore throat atau pharyngitis. Keluhan yang muncul bervariasi, dari sekedar rasa gatal di tenggorokan sampai neyri berat dan menelan ludah terasa sakit. Tidak hanya itu saja contoh seperti, stress dan kerja berlebihan dapat memperlemah sistem pertahanan tubuh dan memicu infeksi tenggorokan. Penyebabnya bermacam-macam antara lain infeksi virus, infeksi bakteri, alergi dan iritasi. Dan tidak mengabaikan atau membiarkan nyeri radang tenggorokan menjadi parah hingga menyebabka komplikasi.

Syarat diet untuk mengatasi  Penyakit Radang Tenggorokan :

  1. Hindari hidangan  yang mengandung kalori tinggi dan tinggi protein, yang berasal dar hewani: susu, telur, ikan, dan daging.
  2. Konsumsi menu yang mengandung vitamin A, C, E, B6, B1 dan asam float yang berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  3. Cukup mengandung mineral kalsium
  4. Hindari makanan yang merangsang tenggporokan bertmbh sakit sperti makanan yang berminyak.
  5. Banyak minum air putih.
  6. Hindari makanan dan minuman yang dingin.

Bawang putih baik digunakan karena berkhasiat menguatkan daya tahan tubuh dan merangsang perut. itulah tadi  info mengenai Penyakit Radang Tenggorokan, semoga bermanfaat ..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *