Ternyata dengan melakukan hal ini bisa membuat menanamkan makna Idul Adha pada anak-anak

Tips untuk orang tua menanamkan makna Idul Adha pada anak

Suara takbir yang menggema sebagai tanda pengakuan terhadap keagungan Allah SWT akan memenuhi seisi belahan dunia. Pada pagi hari seluruh umat Islam akan berbondong-bondong ke masjid atau lapangan-lapangan guna melaksanakan shalat sunnah dua rakaat, yakni shalat Id.

Makna Idul Adha

Bagi umat muslim yang sudah akil baligh, moment perayaan Idul Adha bukanlah hal yang asing lagi, hal itu tentu berbeda dengan anak-anak yang belum mengerti makna yang terkandung di balik perayaan Idul Adha. Lalu bagaimanakah caranya menanamkan pengertian hari raya Idul Adha pada anak-anak?
Pengenalan hari raya Idul Adha pada anak-anak harus dilakukan sedini mungkin untuk membangun pola pikir dan juga karakter anak yang islami. Dimulai dengan pembelajaran bagi anak-anak mengenai peristiwa apa saja yang berhubungan  dengan hari raya idul adha.

Anak perlu dijelaskan mengapa Idul Adha seringkali disebut sebagai Idul Qurban? Ceritakan dengan bahasa yang mudah dan ringan mengenai keikhlasan Nabi Ibrahim ketika mendapatkan wahyu dari Allah untuk menyembelih putranya Nabi Ismail as. Nah, di sini bisa ditanamkan kecintaan anak kepada Allah SWT lewat kisah ketaatan dan pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Karena kecintaan mereka kepada Allah maka Nabi Ibrahim dan putranya Ismail patuh melaksanakan perintahNya.  Atas kuasa Allah, maka Allah menggantikan Nabi Ismail dengan hewan qibas (sejenis domba).  Peristiwa inilah yang dijadikan dasar ibadah qurban bagi umat islam setelahnya.

Sementara di saat yang sama, Hari Idul Adha adalah puncaknya ibadah Haji yang dilaksanakan umat Muslim di Tanah Suci.   Sehingga sering pula disebut Hari Raya Haji.  Pada anak dapat dikenalkan arti dari wukuf, pelemparan jumrah, thawaf dan pakaian ihram. Dikenalkan pula nama-nama kota yang merupakan lokasi utama ibadah haji yaitu Makkah Al Mukaromah, Arafah, Muzdalifah, Madinah, dan Mina.

Tips untuk Orang Tua

Agar orang tua sukses dalam menanamkan pengertian hari raya Idul Adha pada anak-anak, maka perhatikan beberapa tips berikut ini :

  • Sebelum menjelaskan kepada anak mengenai makna Idul Adha, orang tua harus membekali diri dengan pengetahuan tentang Idul Adha dan ibadah haji
  • Tidak hanya penjelasan dengan kata-kata, Bunda bisa menunjukkan gambar, video, foto agar anak mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai Idul Adha dan ibadah haji
  • Gunakan bahasa yang ringan, menarik, dan mudah dipahami anak-anak.
  • Ajak anak untuk berpuasa Arafah
  • Ajak anak untuk melakukan sholat Idul Adha
  • Setelah itu, ajak anak untuk melihat-lihat hewan qurban yang akan disembelih.
  • Libatkan anak dalam proses memasak daging qurban
  • Syukuri sajian dari daging qurban dan nikmati bersama-sama

Semoga bermanfaat..

Kenapa hari raya idul adha bisa terjadi? Yuk lihat ini biar kamu tahu sejarahnya

Kenapa hari raya idul adha bisa terjadi? Yuk lihat ini biar kamu tahu sejarahnya

Sejarah Qurban Idul Adha

qurban
Sejarah qurban idul adha di jelaskan secara singkat dan jelas dalam Al Quran surat As Shoffat ayat 102. Dalam QS AS Shoffat tersebut bisa di ceritakan sejarah qurban adalah sebagai berikut. Saat Ismail berusia remaja, ayahnya Ibrahim memanggil Ismail (anak Ibrahim) untuk mendiskusikan sesuatu.
Ibrahim menceritakan kepada Ismail bahwa Ibrahim telah mendapatkan perintah dari Allah melalui mimpi untuk menyembelih Ismail.

Dari sini, Ibrahim menanyakan kepada Ismail: “Bagaimana menurutmu, wahai Ismail?” Lantas, Ismail menjawab: “Wahai ayah, laksanakan perintah Allah yang dimandatkan untukmu. Saya akan sabar dan ikhlas atas segala yang diperintahkan Allah,” ujar Ismail kepada ayahnya, Ibrahim. Dalam hal ini, Ibrahim mengkonfirmasikan mimpinya jangan-jangan mimpinya datang dari setan.
Ternyata tidak, Ibrahim mendapatkan perintah dari Allah sebanyak 3 (tiga) kali melalui mimpi. Setelah mendapatkan petunjuk dan yakin bahwa itu adalah perintah Allah, maka Ibrahim dengan ikhlas akan menyembelih puteranya sendiri, yaitu Ismail.
Setelah Ibrahim dan Ismail kedua-duanya ikhlas untuk menjalankan perintah Allah, ternyata Allah mengganti Ismail menjadi domba. Dari peristiwa ini, sudah mulai bisa diketahui arti, makna, dan hakikat idul adha qurban. Peristiwa ini kemudian dijadikan sebagai hari raya umat Islam selain hari raya idul fitri.

Semoga bermanfaat 🙂