Bunda tidak mau si kecil terserang radang amandel? Disini ada cara pencegan radang amandel. Yuk lihat

Bunda tidak mau si kecil terserang radang amandel? Disini ada cara pencegan radang amandel. Yuk lihat

Cara Pencegahan Radang Amandel

radang-amandel

Cara mencegah radang amandel ditujukan untuk mencegah tertularnya infeksi rongga mulut dan tenggorokan yang dapat  memicu terjadinya infeksi tonsil.

  1. Sering mencuci tangan dapat mencegah penyebaran mikro-organisme yang menyebabkan tonsilitis.
  2. Menghindari kontak dengan penderita infeksi tenggorokan, setidaknya 24 jam setelah penderita infeksi tenggorokan tersebut mendapatkan antibiotik.
  3. Jangan berbagi gelas, alat makan, sikat gigi atau lainnya kepada penderita radang amandel.
  4. Jikat menderita radang amandel, pisahkan barang- barang dan jangan memakai bersama orang lain.
  5. Sesudah sembuh dari radang amandel.
  6. Hindarilah merokok atau juga hal lainnya yang bisa menyebabkan kerongkongan mengalami iritasi.
  7. Saat sedang bersin atau sedang batuk maka gunakanlah tisu atau juga lengan.
  8. Minum air putih yang banyak minimal 10 gelas dalam sehari.
  9. Minumlah air seperti jus buah yang alami dan mengandung kalori seperti milkshake dan juga sup buah.

Gejala amandel juga dapat memburuk, jika sering mengonsumsi makanan atau minuman dingin yang akan menyebabkan semakin membengkak dan membuat pertumbuhan jaringan baru. Akibat itu apabila kita merasakan sakit di tenggorokan, maka segeralah lakukan pengobatan agar keluarga yang kita sayangi tidak terkena virus – virus yang menyebabkan amandel atau Tonsilitis. Sekian artikelnya, semoga bermanfaat.

Radang amandel itu harus di obati. Mau tahu caranya? Yuk lihat disini

Radang Amandel

radang amandel berpotensi timbulkan komplikasi

Tonsilitis adalah radang yang terjadi pada tonsil atau amandel. Kondisi seperti ini sebagian besar di alami oleh anak-anak.

Amandel merupakan dua kelenjar kecil yang terdapat di dalam tenggorokan. Organ ini berfungsi sebagai pencegah infeksi, terutama pada anak-anak. Seiring dengan perkembangan umur, sistem kekebalan tubuh mereka makin kuat dan perlahan-lahan tugas amandel sebagai penangkal infeksi mulai tergantikan. Ketika peran amandel sudah tidak di butuhkan tubuh lagi, kedua kelenjar ini kemudian berangsur-angsur menyusut.

Penyebab tonsilitis sebagian besar adalah virus dan selebihnya di sebabkan oleh bakteri. Mereka yang menderita tonsilitis akan mengalami sakit kepala, demam, nyeri tenggorokan saat menelan, dan batuk. Gejala biasanya akan pulih dalam empat hari.

Meski sebagian besar kasus tonsilitis tidak tergolong serius, namun temuilah dokter jika Anda atau anak Anda mengalami gejala yang berlangsung lebih dari empat hari dan tidak menunjukkan tanda-tanda pemulihan atau gejala menjadi makin parah yang membuat Anda sama sekali tidak bisa makan atau bahkan kesulitan bernapas.

Diagnosis Radang Amandel

Dalam mendiagnosis tonsilitis, pertama-tama dokter akan memeriksa tenggorokan Anda, sekaligus mengajukan pertanyaan perihal gejala yang Anda rasakan.

Jika tonsilitis di sebabkan oleh infeksi bakteri, biasanya gejala dapat berupa pembengkakan kelenjar getah bening di bagian tenggorokan, munculnya bintik-bintik nanah di sekitar amandel, demam tapi tidak batuk. Sedangkan jika tonsilitis di sebabkan oleh infeksi virus, biasanya gejala akan lebih ringan dari infeksi bakteri, namun di sertai batuk dan pilek.

Tes lebih lanjut di laboratorium, seperti tes darah, biasanya di perlukan dokter untuk memastikan apakah pasien juga menderita kondisi lain, contohnya demam kelenjar. Tes laboratorium di lakukan pada pasien yang memiliki risiko tinggi, misalnya sistem kekebalan tubuhnya rendah.

Pengobatan & Pencegahan Radang Amandel

Sebagian besar kasus tonsilitis sembuh dalam waktu satu minggu. Tidak ada obat khusus untuk menangani tonsilitis. Obat biasanya di berikan untuk meringankan gejala, seperti misalnya ibuprofen atau parasetamol sebagai pereda rasa sakit. Jika tonsilitis disebabkan oleh bakteri, maka antibiotik bisa digunakan. Selain dengan obat, pemulihan bisa di tunjang dengan istirahat yang cukup dan minum banyak cairan.

Pada kasus tonsilitis yang tergolong parah dan kerap kambuh, biasanya dokter terpaksa akan melakukan operasi pengangkatan amandel untuk mengatasi hal tersebut.